Kamis, 05 April 2012

Sadar WOY.


Kondisinya berbeda sekarang, dengan kata lain, tidak seperti dulu lagi. Ada yang sarat dengan kebencian di balik pasang mata orang-orang yang duduk di belakang meja kayu itu, yang duduk di atas kursi kayu itu. Aura yang terpancar dari orang-orang itu hanyalah aura kebencian, tidak kurang, tidak juga lebih. Sorot mata orang-orang itu menampakkan sebuah perubahan besar, perubahan yang mengentak-ngentakan emosi dan perasaan mereka. Semua itu jelas terlihat dari tingkah dan perilaku mereka yang jauh dari biasanya. Ada apa? Ada apa ini? Ada yang tidak saya ketahui tentang beberapa potong kejadian? Ada yang terlewatkan? Saya tidak memiliki jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang berlarian di kepalaku, pertanyaan-pertanyaan yang terus mengendap-endap di kepalaku, tidak ada yang mau menjawabnya. Enggan mungkin, taulah.
Perasaan tidak enak terus berjinjit-jinjit di sudut hati, menganggu. Tidak adakah orang yang sadar akan beberapa perubahan ini? Apa yang sedang mereka lakukan? Menutup mata? Yang ini sibuk. Yang itu sibuk. Tidak ada yang memperhatikan, tidak ada yang peka. Lagi lagi cuma saya yang rasa, lagi lagi hanya saya yang peka. Yang lain pada kemana ha? Liat ini! Liat keadaan disekitar kalian. Bisakah kalian menghentikan sejenak kesibukan itu dan melihat di sekeliling kalian? Semuanya berubah, semuanya berbeda. Perubahan yang menohok hati, membuat saya merasa bersalah karena lalai dalam menjaga salah satu bagian sistem diantara kita sehingga sistem itu lambat laun hancur, hilang, menyisahkan berpotong-potong perubahan yang juga merubah kita dan kalian tidak pernah menyadarinya. Sayang sekali.
Kalian akan sadar, ternganga dan akhirnya menyesal. Lalu kalian akan umpat sana umpat sini, saling menyalahkan, saling membicarakan, saling tusuk... padahal apa? Padahal kalianlah yang membuatnya. YOU ALL MADE THIS HA! Padahal diri kalian sendiri yang “pantas” kalian cela dan hina. Diri kalian. Diri kalian teman-teman. Kalian, kalian, kalian dan saya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar